Curug Lawe: Air Terjun Tersembunyi di Lereng Ungaran

Kali ini saya ingin bercerita tentang Curug Lawe, air terjun yang tersembunyi di lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang. Saya pertama tahu tempat ini dari seorang teman yang hobi hiking. Katanya, aksesnya sulit, tapi pemandangannya sepadan. Penasaran, saya putuskan pergi sendiri akhir pekan lalu.
Menelusuri Jalur Setapak Menuju Curug Lawe
Dari Purwodadi, saya naik bus ke Terminal Bawen, lalu melanjutkan dengan ojek ke Desa Jimbaran. Titik awal trek ada di tepi jalan kampung, tanpa papan petunjuk besar. Hanya tanda kecil bertuliskan “Curug Lawe 1,5 km”. Treknya menurun terjal, melewati kebun salak dan singkong milik warga. Sepanjang jalan, suara gemericik air mulai terdengar samar. Setelah sekitar 30 menit berjalan, saya tiba di sebuah jembatan bambu kecil. Di situlah Curug Lawe muncul di sela-sela pepohonan.
Air terjun tidak terlalu tinggi, sekitar 20 meter, tapi debitnya deras. Batu-batu hitam di sekelilingnya berlumut, dan kolam di bawahnya cukup dalam untuk berenang. Saya sempat bertemu dengan dua keluarga muda yang datang dari Salatiga. Mereka membawa bekal dan piknik di tepi sungai. Suasana sejuk dan sunyi, hanya terdengar debur air dan kicau burung. Saya duduk cukup lama menikmati udara dingin.
Belum ada warung atau fasilitas di sekitar curug, jadi saya sarankan membawa air minum dan camilan sendiri. Tiket masuk hanya Rp5.000, biaya parkir motor Rp2.000. Sangat murah untuk pengalaman seperti ini. Ojek dari Bawen ke Jimbaran saya bayar Rp50.000 pulang-pergi Beberapa pertimbangan tambahan di destinasi hits.
Saya juga mendengar ada Curug Lawe bagian atas yang lebih tinggi, tapi treknya terjal dan licin. Karena sendirian, saya memutuskan tidak mencoba. Cukup bagian bawah yang sudah memanjakan mata.
Perjalanan pulang, saya mampir ke sentra UMKM di Desa Jimbaran. Banyak yang menjual salak pondoh dan aneka olahan seperti keripik salak serta manisan. Saya beli beberapa bungkus untuk oleh-oleh. Harga bersahabat, mulai dari Rp10.000 per bungkus.
Curug Lawe adalah bukti bahwa keindahan alam tidak selalu harus di tempat mahal dan ramai. Cukup dengan niat, sepatu yang nyaman, dan sedikit semangat bertualang, kita bisa menemukan permata tersembunyi di dekat kota. Bagi Anda yang tinggal di Jawa Tengah dan ingin liburan singkat, saya sangat rekomendasikan tempat ini.

Sumber lanjutan: sumber resmi